DIGITAL TECHNOLOGY SUBSCRIBER LINE



Pengembangan internet sangat cepat sejak World Wide Web tidak hanya untuk membawa perubahan terhadap penyebaran informasi tetapi juga membawa perubahan terhadap infrastruktur telekomunikasi. Tetapi mempercepat peningkatan jumlah pengguna internet serta jumlah aliran data (informasi) lebih cepat dari perkembangan infrastruktur telekomunikasi. Dengan lebih banyak data dan informasi yang akan diakses, terutama dengan bentuk multimedia menuntut akan meningkatkan kecepatan akses data dan informsi. Untuk perusahaan kecepatan akan komunikasi data yang sangat tinggi, yang diperlukan untuk implementasi aplikasi multimedia seperti real-time konferensi video, hubungan dengan kantor cabang, dan layanan informasi lainnya. Untuk mendapatkan kualitas yang lebih baik dari ditawarkanlah solusi dengan ISDN (Integrated Service Digital Network). Dengan teknologi digital, kecepatan transfer data dapat dilakukan ke 64kbps untuk setiap kanal, karena basic ISDN dapat menyediakan dua saluran, keseluruhan kecepatan akses dapat diperoleh sampai 128kbps. Namun, kendala utama dari teknologi ISDN merupakan kebutuhan jaringan telekomunikasi baru. Sehingga tidak semua orang dapat menikmati keuntungan dari teknologi ini. Di Indonesia terdapat layanan telekomunikasi yang menggunakan teknologi ini, yaitu pasopati layanan, tetapi ini baru terbatas di bebrapa kota besar. Bebrapa solusi lainnya telah muncul untuk broadband saluran komunikasi seperti DirectPC dari Hughes Komunikasi, yang menggunakan teknologi satelit untuk mengirim data (downlik) langsung ke rumah atau kantor dari situs web dengan kecepatan 400 kbps. Sementara itu, untuk komunikasi data ke situs webnya tetap menggunakn salauran telepon. Kemudian muncul pemikiran untuk tetap menggunakan infrastruktur yang ada untuk membangun sambungan kecepatan tinggi, ini didasarkan dengan mahalnya investasi baru dan kebutuhan akan memerlukan akses cepat. Salah satu solusinya adalah dengan teknologi DSL (Digital Subscriber Line) adalah teknologi baru. DSL bekerja menggunakan kabel telepon standar yang terbuat dari tembaga, sementara ini jenis kabel telepon yang terhubung dan secara lebih luas tersedia untuk rumah atau kantor. DSL adalah teknologi membawa kedua sinyal analog dan digital pada satu kabel. Sinyal digital untuk komunikasi data sementara sinyal analog untuk suara sperti halanya yang digunakn telepon sekarang disebut sebagai Pot (Plain Old Telephone System). Kemampuan untuk memisahkan sinyal suara dan data ini adalah keuntungan. Jaringan PSTN (Public Switch Telepon Network) dirancang untuk komunikasi suara yang hanya sebentar berlngsung sekitar tiga sampai lima menit.karena ini adalah sambungan yang sama yang dapat digunakan secara bergantian sehingga sambungan tidak diperlukan penyediaan nomor telepon yang sama dengan berbagai telepon baris. Tetapi untuk komunikasi data umumnya para pelanggan menggunakan leih lama, terutama dengan intrenet, maka akibatnya tingkat keberhasilan menghubungkan untuk menolak karena sebagian besar saluran telepon yang digunakan dalam waktu yang lama. Perkembangan lalu lintas data yang sangat cepat ini akan membebani jaringan telepon publik (PSTN) yang ada. Ada dua pilihan yang dapat dilakukan penyedia jasa telekomunikasi untuk mengatasi ini adalah yang pertama meningkatkan jaringan PSTN untuk menangani permintaan data dan suara komunikaais bertambah dan yang kedua untuk memindahkan data ke jaringan dan Litas terpisah yang dirancang khusus untuk komunikasi data. Menilai dari DSL menggunakan teknologi, teknis dasar data paket sementara komunikasi suara berbasis sambungan (circuit-switch). Komunikasi data yang berbasis sambungan, sambungan dengan lebar bandwidth harus tetap dipertahankan walaupun tidak ada data yang lewat. Untuk komunikasi suara yang singkat waktu yang tidak digunakan tidak menimbulkan masalah, tetapi untuk komunikasi data yang lama akan membakar sumber daya yang dimiliki oleh PSTN. Sementara itu, komunikasi data berbasis paket akan memungkinkan penggunaan bandwith yang optimum, karena dapat digunakan untuk lebih dari satu sambungan yang efisien dan ekonomis. Yang juga merupakan keunggulan lain dari teknologi DSL adalah pengguanan jaringan kabel tembaga yang ada telah tercapai di mana kantor-kantor dan rumah-rumah sehingga pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan untuk menjadi tidak terlalu mahal. Tetapi penggunaan kabel yang sudah ada ini harus mempertimbangkan beberapa data yang berhubungan dengan sinyal. Seperti atenuasi, crosstalk, dan kebisingan (noise). Atenuasi adalah melemahnya sinyal yang disebabkan oleh jarak yang jauh lebih harus diadopsi oleh sinyal, dan juga karena semakin tinggi frekuensi sinyal. Karena jarak dan frekuensi ini jarak terjauh yang masih mungkin sekitar 5,5 km dengan bandwith sekitar 1 MHz. Crosstalk akan dtimbulkan oleh pasangan menggunakan kabel telepon. Gangguan ini bisa timbul karena sinyal dengan kecepatan yang sama dari masing-masing kabel bisa saling mempengaruhi, bila gangguan yang lebih tinggi dibandingkan dengan sinyal data akna timbul banyak error yang memperlambat kecepatan aliran data. Untuk menghindari efek crosstalk dapat dibuat untuk setiap kabel satu arah, sehingga sinyal pada masing-masing kabel tidak saling mempengaruhi.

Google Search